Arinal Beber Keberhasilan Sektor Pertanian Lampung Tahun 2020
Segan Simanjuntak
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memaparkan hasil pencapaian pembangunan sektor pertanian pada tahun 2020 lalu.
Di antaranya peningkatan luas panen padi sebesar 17,7 persen atau terjadi peningkatan sebesar 82.153 hektare dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.
Produksi padi juga meningkat sebanyak 2,62 juta ton gabah kering giling (GKG). Angka ini naik 20,90 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 2,16 juta ton GKG.
Selain kedua komoditas di atas, produksi tanaman pangan, perkebunan dan peternakan juga mengalami tren pertumbuhan pada tahun lalu.
Seperti jagung yang naik 9,66 persen atau sebesar 229.448 ton GKG, ubi kayu meningkat 8,27 persen, lada naik 3,4 persen, dan pala 15,45 persen.
Di bidang peternakan, populasi sapi potong tahun lalu meningkat sebesar 13.658 ekor atau sebesar 1,61persen, ayam buras 198.843 ekor atau meningkat 1,48 persen, dan itik naik menjadi 14.482 ekor atau 1,61 persen.
Di sektor perikanan, ekspor perikanan Lampung di tahun 2020 mengalami peningkatan nilai sebesar Rp2,3 triliun atau meningkat 12,5 persen dari realisasi tahun 2019 sebesar Rp2 triliun.
Menurut Arinal, peningkatan ini merupakan pencapaian yang baik karena mengingat awal tahun 2020 Indonesia sudah menghadapi pandemi Covid-19.
"Alhamdulillah, kinerja pembangunan daerah dapat berjalan secara positif di tengah pandemi Covid-19," katanya saat Rakor Evaluasi Sektor Pertanian dan Perikanan dan Rencana Kerja 2021 di PKK Agropark, Sabahbalau, Lampung Selatan, Senin (18/1/2021).
Arinal mengungkapkan beberapa hasil kerja keras tersebut ditandai dengan angka pertumbuhan ekonomi yang masih lebih baik jika dibandingkan dengan capaian nasional.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
