Empat Dapur Gizi di Lambar Beroperasi, Jamin Tanpa Micin dan Cabai
Arya Besari
Lampung Barat
Empat dapur gizi yang telah beroperasi menjadi awal pelaksanaan program MBG di Lampung Barat.
Pemerintah daerah menargetkan agar seluruh kecamatan secara bertahap memiliki dapur serupa, sehingga layanan gizi anak dapat merata.
Mad Hasnurin menegaskan, Pemkab Lambar mendukung penuh kebijakan nasional tersebut sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pemenuhan gizi dan kesejahteraan masyarakat.
“SPPG di Belalau ini adalah langkah awal pelaksanaan program MBG nasional di Lambar. Kita ingin anak-anak sehat, cerdas, dan masyarakat ikut sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Asap Maju Bersama Firman Yani menyampaikan pihaknya berkomitmen menjalankan dapur SPPG sesuai dengan pedoman dan standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Firman menegaskan, seluruh makanan yang disajikan untuk anak-anak tidak menggunakan penyedap rasa buatan atau cabai, melainkan difokuskan pada kandungan gizi seimbang.
“Kami tidak pakai micin atau cabai. Fokusnya bukan di rasa, tapi di gizi. Anak-anak harus mendapat makanan sehat setiap hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap menu akan dikontrol oleh tim ahli gizi agar kandungan nutrisi sesuai dengan kebutuhan usia penerima manfaat.
“Kami juga melibatkan tenaga ahli gizi agar asupan anak-anak benar-benar tepat,” tambahnya.
Dengan beroperasinya empat dapur gizi tersebut, Lambar menjadi salah satu daerah di Provinsi Lampung yang dinilai paling siap dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh. (*)
Dapur Gizi
Lambar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
