31 Puskesmas di Bandar Lampung Layani Pasien HIV, Ada yang Sediakan Rawat Inap
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Sebanyak 31 puskesmas di Kota Bandar Lampung kini telah mampu memberikan layanan HIV Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP).
Bahkan, sejumlah puskesmas tersebut juga telah dilengkapi fasilitas rawat inap untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, dr. Liskha Sandi, mengatakan penguatan layanan ini tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga melalui pendampingan komunitas bagi setiap pasien.
“Sebanyak 31 puskesmas sudah mumpuni untuk layanan HIV PDP. Ada juga yang melayani rawat inap. Kita bekerja sama dengan komunitas, setiap pasien didampingi mulai dari screening sampai pengobatan,” ujarnya saat dimintai keterangan, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, Dinkes telah menyiapkan tim yang solid di setiap fasilitas layanan. Mulai dari dokter, perawat, hingga apoteker yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam penanganan pasien HIV.
“Ketika ada yang reaktif, kita arahkan ke puskesmas yang melayani program HIV. Setelah itu kita berikan edukasi. Kita punya dokter, perawat, apoteker, jadi timnya sudah kuat,” jelasnya.
Selain itu, pasien juga mendapatkan pendamping pengobatan untuk memastikan kepatuhan terapi dan meminimalkan risiko putus obat. Pendampingan ini menjadi kunci agar pasien tetap konsisten menjalani terapi antiretroviral (ARV) sehingga kondisi kesehatannya terkontrol.
“Kita juga punya pendamping pengobatan. Prinsipnya, pasien tetap bisa hidup produktif dan kualitas hidupnya terjaga,” tambahnya.
Penguatan layanan di tingkat puskesmas ini diharapkan mampu memperluas akses pengobatan, mengurangi stigma, serta mendorong masyarakat untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan sejak dini. (*)
Bandar Lampung
HIV
Dinkes Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
