Seluruh Atlet Lampung Digembleng di Markas Marinir Sebelum Berlaga di PON Beladiri 2025
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Seluruh atlet dari sembilan cabang olahraga beladiri Lampung yang akan turun di Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri di Kudus, Jawa Tengah, bulan depan, mendapat pembekalan mental dan fisik dari tim Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir TNI AL di Piabung, Pesawaran.
Tak hanya atlet, pelatih dan manajer juga ikut dalam kegiatan tersebut. Total peserta mencapai 116 orang, terdiri atas 81 atlet dari sembilan cabang olahraga beladiri, 20 pelatih dan manajer, serta 15 pengurus KONI Provinsi Lampung.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi, Litbang, dan Sport Science KONI Lampung, Riagus Ria, kepada awak media di Bandarlampung, Sabtu (27/9/2025).
“Ini tindak lanjut dari kesepakatan yang diambil Komandan Yonif Marinir dan Ketua Umum KONI Lampung beberapa waktu lalu," kata dia.
"Sinergi ini akan terus dibangun untuk mempersiapkan atlet, khususnya dalam penggemblengan fisik dan mental bertanding. Hal ini sangat penting untuk mendukung prestasi atlet kita,” ujarnya.
Kegiatan akan berlangsung selama dua hari, 29–30 September 2025, di Batalyon Infanteri 9, Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran.
“Seluruh atlet dari sembilan cabor beladiri, yakni taekwondo, gulat, judo, karate, wushu, sambo, kempo, dan tarung derajat, ikut serta bersama pelatih dan manajer. Semua tanpa terkecuali," bebernya.
"Ini demi kepentingan cabang olahraga secara keseluruhan. Semoga waktunya tepat dan memberi pengaruh besar terhadap mentalitas anak-anak kita yang akan bertanding nanti,” tambahnya.
Sebagai informasi, PON Beladiri akan berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada 11–26 Oktober 2025. (*)
PON Beladiri
Marinir Lampung
KONI Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
