Kejuaraan Renang Kapolda Cup Dikeluhkan: Menunggu Dari Pagi, Sampai Sore Belum Juga Tanding
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Penyampaian informasi yang jelas dan tepat waktu sangat penting agar semua pihak merasa tenang dan terinformasi dengan baik selama acara berlangsung,” ucapnya.
"Kalau kondisinya begitu kasihan lihat peserta yang masih anak-anak dapat nomor terakhir menunggu sampai malam. Belum lagi penerangan di kolam Pahoman itu kurang, jadi gelap-gelapan," tutupnya.
Diketahui, kejuaraan renang ini digelar selama dua hari, 28-29 Juni 2025, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Total peserta mencapai 2.200 orang, terbagi dalam dua kategori utama: Fun Swimming dan Championship.
Kategori Fun Swimming diikuti 1.550 peserta, sebagian besar anak-anak dan pemula. Sementara kelas Championship diikuti 650 atlet muda yang bersaing dalam 1.928 nomor lomba, mencakup berbagai gaya seperti bebas, dada, punggung, kupu-kupu, hingga gaya ganti dan kick board.
Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, yang membuka acara mewakili Kapolda Irjen Pol Helmy Santika, menyebut kejuaraan ini sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit unggul olahraga renang dari seluruh Indonesia.
“Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah strategis untuk menjaring dan membina talenta muda berbakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, olahraga seperti ini berperan penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, berdaya saing, dan menjunjung tinggi sportivitas. (*)
Kapolda Cup
kejuaraan renang
keluhan orangtua
atlet renang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
