Posko Pengamanan di Depan Kantor KONI Lampung Berdiri Tanpa Izin, Taufik Hidayat Minta Dipindah
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat kecewa atas berdirinya posko keamanan Bhayangkara FC persis di depan Kantor KONI Lampung, di kompleks PKOR Way Halim.
Taufik mengaku terkejut karena tiba-tiba ada aktivitas pembangunan posko keamanan untuk Liga 1 berupa kontainer.
Ia menyayangkan tak ada koordinasi dari Bhayangkara FC, padahal bangunan berbentuk kontainer itu tepat di depan Gedung Sumpah Pemuda, yang merupakan kantor KONI Lampung.
“Kalau memang ada rencana membangun fasilitas di kawasan PKOR, seharusnya mengedepankan etika dan komunikasi resmi antar lembaga. Ini kabarnya posko institusi keamanan negara, tetapi tidak ada surat menyurat ataupun pemberitahuan resmi,” ujar Taufik, Selasa (16/9) sore.
Pada prinsipnya, kata dia, KONI tidak menolak keberadaan posko, asalkan ada komunikasi yang baik.
“Teman-teman di KONI sudah mencoba mencari tahu, tapi pembangunan tetap jalan seolah-olah tanah ini tidak bertuan. Padahal KONI sudah puluhan tahun berkantor di sini, mengurus olahraga Lampung,” katanya.
Menurutnya, masalah utama terletak pada posisi bangunan yang tidak tepat.
“Kalau mau membangun di area PKOR silakan saja, karena itu memang tanah provinsi. Tetapi tidak harus persis di depan kantor kami. Geser 20–30 meter ke kanan atau ke kiri, masih ada lahan yang luas,” tambah mantan Kepala Bappeda Lampung itu.
Taufik menilai keberadaan bangunan menyerupai kontainer di depan Gedung Sumpah Pemuda tidak pantas secara tata ruang maupun estetika.
“Kantor KONI Lampung adalah rumah besar olahraga Lampung. Posko itu membelakangi kantor yang menjadi kebanggaan masyarakat olahraga,” ujarnya.
KONI Lampung
Bhayangkara FC
PKOR Way Halim
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
