Dikeluhkan Banyak Peserta, Ketua Panitia Kejuaraan Renang Kapolda Cup Minta Maaf
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Kejuaraan renang nasional dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung menghadirkan semangat luar biasa dari ribuan peserta.
Meski pada hari pertama kejuaraan, Sabtu (28/6/2025), sempat terjadi sejumlah kendala akibat cuaca, antusiasme tetap membara dari 2.200 peserta yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air.
Ketua Panitia Kejuaraan, Decky Oktoria, menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada orang tua dan peserta atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi.
Ia menyadari betul bahwa pengalaman terbaik adalah harapan semua pihak yang hadir dalam ajang besar seperti ini.
"Kami memohon maaf jika ada hal-hal yang belum sempurna di hari pertama pelaksanaan. Cuaca memang di luar kendali kami, namun semangat anak-anak tetap jadi cahaya harapan," ujar Decky Oktoria.
Decky juga menekankan bahwa pihak panitia terus berupaya memberikan yang terbaik demi kelancaran kejuaraan, termasuk menghadirkan suasana kompetisi yang aman dan penuh sportivitas.
"Jumlah peserta yang mencapai 2.200 orang adalah kebanggaan sekaligus tantangan. Kami belajar dari dinamika hari pertama untuk terus memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan ke depan," ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh peserta dan keluarga untuk menjadikan momen ini sebagai pengalaman berharga, bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang semangat dan kebersamaan.
"Kejuaraan ini bukan sekadar lomba, tetapi panggung untuk tumbuh dan membangun karakter. Terima kasih atas kesabaran, dukungan, dan cinta kalian terhadap olahraga renang," kata Decky dengan nada penuh haru.
Di tengah tantangan teknis dan hujan yang sempat mengguyur arena, suasana LSF 2025 tetap hidup dengan sorak semangat dan tepuk tangan dari tribun.
kejuaraan renang
Kapolda lampung cup
lomba renang Lampung
Lampung Swimming Festival
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
