Baskoro Melaju ke Final Sambo, Dua Srikandi Lampung Tembus Semifinal
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Tim Sambo Lampung kembali menunjukkan taringnya di ajang PON Beladiri 2025 yang digelar di Djarum Arena, Kudus.
Petarung andalan Muhammad Arif Baskoro melaju ke babak final setelah menaklukkan lawannya Ahmad Fauzi dari Banten melalui kuncian sempurna.
Kemenangan telak tersebut memastikan Lampung sudah mengantongi medali, minimal perak, bahkan berpeluang emas jika Baskoro kembali tampil trengginas di partai final yang digelar hari ini.
Tak hanya di sektor putra, kekuatan atlet putri Lampung juga mulai bersinar. Dari arena Sambo, Pamela Samosir tampil garang dengan kemenangan telak 8–1 atas petarung Sumatera Barat Jingga Novel Aurelia di kelas Sport 59 Kg.
Sejak awal pertandingan, Pamela tampil agresif dan terus menekan lawan hingga tak memberi ruang untuk bangkit. Dengan keunggulan poin yang lebar, ia melangkah mantap ke babak semifinal.
Sementara itu, dari gelanggang berbeda, Enjel Pinata yang turun di cabang Pencak Silat juga memastikan tiket semifinal usai menang dramatis 32–31 atas Andini Gwenda Cahyadewi A dari Nusa Tenggara Timur.
Pertarungan berlangsung ketat, namun Enjel yang berada di sudut biru mampu tampil efektif dengan beberapa tangkapan kaki yang berbuah poin penting.
Meski begitu, tak semua wakil Lampung beruntung. Petarung Sambo Ivan Bona Ventura harus terhenti di babak penyisihan kelas Combat 71 Kg putra. Ia sebenarnya unggul nilai 4–2 atas atlet DKI Jakarta Dedi Kurniawan, namun kalah akibat akumulasi peringatan dari wasit.
Bona mendapat tiga peringatan, sedangkan lawannya hanya satu, sehingga kemenangan berpindah ke kubu DKI.
Dengan hasil ini, kontingen Lampung masih menjaga asa untuk menambah pundi medali dari cabang beladiri. Dukungan penuh pun terus mengalir bagi Baskoro dan dua srikandi Lampung yang siap bertarung di semifinal hari ini. (*)
Pon beladiri
sambo Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
