Untukmu Pembaca Rilisid Lampung, Terima Kasih

Gueade

Gueade

1 Februari 2021 18:00 WIB
Perspektif | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

Kalau mau tahu seberapa sehatnya Rilisid Lampung sekarang sebenarnya mudah. Lihat saja Wira yang kini lebih necis. Tambah keren saat melihat dia turun dari mobil Daihatsu Terios baru itu.

Atau, Segan yang sebentar-sebentar tersenyum melihat ke arah handphone Samsung keluaran teranyar. Apalagi di sebelahnya ada mobil Honda Jazz putih yang selama ini menemani pria asal Medan itu ke mana-mana.

Tapi, bagi saya terpenting dari itu semua adalah para pembaca dan relasi. Rilisid Lampung dapat eksis sampai sekarang ini sesungguhnya karena ada yang mengapresiasi.

Saat ini, followers di fanpage rilis.id tercatat 131.074. Lalu, followers fanpage FB Rilisid Lampung 7.843, Rilisid Tv Lampung 11.701, e-paper Rilisid Lampung 4.225, dan Instagram 4.282. Sementara subscriber untuk Youtube Rilisid TV Lampung 7.130.

Jangan anggap remeh fanpage ini. Fanpage Rilisid Lampung pernah disewa oleh BRI Cabang Kotabumi –yang membawahi Tulangbawang Barat, Waykanan, dan Lampung Utara. Nilainya pun belasan juta rupiah.

Masih di bawah bendera Rilisid Lampung, kini lahir Lampung Corner. Media online juga yang sudah cukup banyak pembacanya. Juga ada event organizer dengan anggota tim tiga orang.

Saya benar-benar bersyukur Rilisid Lampung tak bernasib seperti The Correspondent, media online yang berumur pendek itu. Hidup 15 bulan lantas mati pada 1 Januari 2021.

Padahal, apa kurangnya The Correspondent yang lahir dari De Correspondent, situs berita di Belanda. Donatur media berbahasa Inggris ini tercatat lebih dari 50 ribu orang yang berasal dari 130 negara. Namun penyakit keuangan juga yang membunuhnya.

Memang The Correspondent memilih jalan jurnalisme yang sunyi: hidup tanpa iklan. Mereka hanya mengandalkan sokongan dana donatur, yang perkiraan saya lama-lama merasa bosan karena terus dimintai uang dan akhirnya menghentikan pasokannya.

Rilisid Lampung ini tentu bukan media seperti itu. Berusaha fleksibel di antara idealis dan pragmatis. Bagaimana secara bisnis tetap sehat tanpa mengadaikan independensi.

Menampilkan halaman 8 dari 9

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya