Revolusi Pengecer Berita

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

1 Februari 2021 10:05 WIB
Perspektif | Rilis ID
Oleh: Wirahadikusumah
Rilis ID
Oleh: Wirahadikusumah

Karena itu, jika berita kita ingin banyak dikonsumsi publik, maka harus memperkuat medsosnya.

Inilah yang sedang dilakukan Rilisid Lampung –media tempat saya bekerja- saat ini.

Bahkan, karena medsos adalah pengecer, Rilisid Lampung menambah divisi baru. Tentu Anda sudah menebak namanya. Ya, namanya divisi medsos.

Saya memandang, Rilisid Lampung memang harus membentuk divisi itu. Sebab, divisi medsos saya ibaratkan seperti divisi pemasaran. Pada media konvensional: koran atau majalah. Yang mendistribusikan konten berita. Bahkan iklan!

Pastinya, terjadinya revolusi pengecer berita pada media massa saat ini, menyebabkan perubahan zaman. Dari tadinya pembaca yang mencari berita, kini berita yang mencari pembaca.

Buktinya, kerap kali handphone kita menerima notifikasi. Karena ada pesan yang masuk. Isinya konten berita. Dari media massa. Yang masuk ke akun medsos kita. Seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, Twitter, serta lainnya.

Saya ingat, dahulu banyak yang memprediksi –termasuk tokoh idola saya Dahlan Iskan- medsos adalah ”musuhnya” media online. Karena informasi lebih cepat beredar di medsos.

Ternyata, prediksi itu saat ini tidak sepenuhnya benar. Sebab, media online dalam bekerja saat ini malah bergandengan dengan medsos. Dalam penyebarluasan konten berita. Juga iklan.

Tetapi maaf, bagaimana cara bekerja divisi medsos Rilisid Lampung tidak saya beberkan dalam tulisan ini.

Pastinya, Rilisid Lampung saat ini sudah memiliki empat fanpage. Pertama Rilisid yang folowernya saat ini mencapai 131.193 pengguna Facebook. Lalu Rilisid TV (11.701), Rilis Lampung (7.843), Paper Rilis Lampung (4.225). Belum lagi instagram dan twitternya. Serta grup WhatsApp-nya.

Menampilkan halaman 2 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya