Dokumenter Rumah Dokter di Metro Rilis 12 Januari 2021
lampung@rilis.id
Metro
RILISID, Metro — Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Metro bersama berbagai komunitas bergotong-royong memproduksi dokumenter sejarah terkait keberadaan rumah dokter di Kota Metro.
Seprita dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro menjelaskan, dokumenter ini sendiri dibuat tanpa dana APBD.
"Dari mulai peralatan, pengerjaan, hingga editing dikerjakan bersama-sama komunitas," paparnya, Sabtu (9/1/2021).
Ada videografer, editor, alih bahasa, sampai mempromosikannya, semua warga bekerja sama-sama.
Seprita menambahkan di dalamya terlibat juga youtuber ternama Ibaf Fabi, yang memberimasukan dan saran dalam proses pengerjaan. Untuk peralatan dibantu oleh Mahel Photograpy.
Teaser film ini sendiri telah mulai muncul di akun-akun komunitas pegiat sejarah dan media sosial sejak Sabtu (9/1/2021). Dokumenter ini sendiri rencananya dirilis pada 12 Januari 2021 mendatang via youtube.
Sejarawan UM Metro Kian Amboro mengatakan, keberadaan Rumah Dokter ini sendiri menyimpan kenangan perjalanan sejarah Kota Metro.
"Dokterswoning ini dibangun pada 1939 di era kolonisasi Belanda dan masih berdiri hingga saat ini," jelas sejarawan yang tengah menempuh studi Doktoral di Universitas Negeri Solo tersebut.
Arkeolog museum Lampung, I Made Giri Gunadi, mengatakan rumah dokter ini telah memenuhi kriteria sebagai cagar budaya dan telah terdaftar di BPCB Banteng pada 2015.
"Selain usianya yang telah melampaui lebih dari 50 tahun, gaya arsitekturnya hingga nilai sejarah yang terkandung di dalamnya," ungkapnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
