Terungkap, Amunisi Ilegal Dijual Bebas di Shopee Disamarkan Jadi Mur dan Kunci Pas
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Pengungkapan pabrik senjata api (senpi) rakitan di wilayah Kemiling, Bandar Lampung, membawa aparat Polda Lampung pada temuan mengejutkan lainnya, yaitu ribuan butir amunisi ilegal ternyata dijual secara online melalui platform e-commerce Shopee.
Dari hasil penyelidikan lanjutan, polisi menyita sebanyak 8.353 butir peluru berbagai jenis dan kaliber di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah.
Amunisi tersebut diduga kuat diperjualbelikan oleh pelaku bernama Agung Budi melalui akun toko Shopee bernama "murbaut2006".
Untuk mengelabui pihak platform dan calon pembeli awam, pelaku menyamarkan peluru-peluru itu sebagai mur, baut, dan kunci pas.
Pelaku juga menyertakan keterangan ukuran produk seperti “9x19”, “.22 LR”, atau “.38 SPL” di setiap gambar produk, yang sebenarnya adalah kode kaliber peluru.
“Gambarnya memang mur dan kunci pas, tapi di bawahnya ada keterangan kaliber peluru. Ini jadi petunjuk bahwa yang dijual sebenarnya amunisi,” jelas Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, Kamis (26/6/2025).
Dari data toko tersebut, diketahui akun murbaut2006 telah aktif selama 41 minggu, memiliki 38 pengikut, penilaian hampir sempurna (4,9 dari 5), dan performa balas pesan sebesar 34 persen. Akun itu juga telah terverifikasi.
Polisi mengungkap, amunisi yang dijual terdiri dari berbagai tipe, mulai dari AK 7,62 mm, Colt .38, Carbine 30 M1, 5,56 TJ, FN .45, 7,62 Sniper, hingga peluru hampa.
Saat ini, Polda Lampung masih menelusuri lebih lanjut asal usul amunisi tersebut dan siapa saja pembelinya.
Kasus ini berawal dari penggerebekan home industry senpi rakitan di Kemiling.
jual amunisi
toko shopee
Polda Lampung
Senpi Rakitan
amunisi ilegal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
