Sakit Hati! Telpon Tak Diangkat, Suami di Lampura Bunuh Istri di Kebon Singkong
M. Riski Andresa
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Gara-gara kesal dan sakit hati saat telpon tidak diangkat, seorang suami di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tega membunuh istrinya dan membuang jeazahnya di perkebunan singkong.
Atas perbuatannya terhadap Anita Sari (28), Rezki Media Saputra (31) langsung diringkus Satreskrim Polres Lampura untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Jumat (22/8/2025).
Dihadapan penyidik, Rezki mengaku tega menghabisi nyawa istrinya yang telah memberikannya empat anak karena tidak mau mengangkat telpon sebanyak 21 kali panggilan.
"Saya sakit hati dia mau pergi kerja lagi ke Mesuji, makanya saya bawa ke kebon singkong terus saya cekik lehernya," kata Rezki.
Kapolres Lampura AKBP Deddy Kurniawan diwakili Kasat Reskrim AKP Apfriyadi Pratama mengatakan, tidak kurang dari dua jam Rezki langsung diamankan Tim Tekab 308 Presisi Polres dan ditetapkan sebagai tersangka.
Karena takut, tersangka sempat pergi dan membeli racun tikus di toko, dan mencampurkannya dengan air mineral, kemudian diminum untuk melakukan aksi bunuh diri.
Karena tak jadi bunuh diri, tersangka kembali ke lokasi untuk menarik jenazah korban ke dalam kebun singkong agar tidak ketahuan oleh warga.
"Tersangka merupakan residivis kasus penggelapan dalam jabatan dan dihukum selama 8 bulan penjara," kata Kasat Reskrim.
AKP Apfriyadi menambahkan, sebelum menghabisi nyawa istrinya, tersangka dan korban sempat mengalami cekcok di atas sepeda motor.
Kemudian tersangka membawa korban ke perkebunan singkong yang ada di Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara.
Suami bunuh istri
telpon Tak diangkat
kebun singkong
Lampung Utara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
