Polda Lampung Catat 60 Ribu Pelanggaran Selama Operasi Patuh Krakatau, Naik 3 Kali Lipat!
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Operasi Patuh Krakatau 2025 yang digelar Polda Lampung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, resmi berakhir.
Berdasarkan data Polda Lampung, tercatat 60.329 pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung.
Angka ini melonjak drastis dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 21.674 pelanggaran, atau naik hampir tiga kali lipat.
Secara rinci, pelanggaran yang terekam melalui ETLE statis pada 2025 sebanyak 336 kasus, naik 124% dari tahun sebelumnya yang hanya 150 kasus.
Sementara itu, tilang manual mencapai 5.825 kasus, meningkat 119% dibanding 2024 yang mencatat 2.655 kasus.
Jumlah pelanggar yang diberikan teguran juga naik signifikan, dari 18.869 pelanggar di tahun 2024 menjadi 54.168 pelanggar tahun ini, atau meningkat 187%.
“Mayoritas pelanggaran dilakukan oleh pengendara roda dua sebanyak 5.847 kasus, disusul roda empat sebanyak 103 kasus. Ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Kamis (31/7/2025).
Polda Lampung juga mencatat 47 kasus kecelakaan lalu lintas selama operasi berlangsung, naik 6,82% dari tahun sebelumnya yang berjumlah 44 kasus. Kenaikan ini mencerminkan masih kurangnya kehati-hatian pengguna jalan.
“Kami prihatin dengan meningkatnya angka kecelakaan. Peningkatan ini menjadi pengingat bahwa disiplin berlalu lintas adalah hal mutlak,” lanjut Yuyun.
“Kami akan terus mengingatkan pentingnya mematuhi aturan, mengenakan helm dan sabuk pengaman, tidak melanggar batas kecepatan, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.”
Operasi Patuh Krakatau
Polda Lampung
razia kendaraan
Polresta Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
