Kelabui Korban! Baju Loreng Dipakai Komplotan Curanmor di Lampung Tengah
Agus Pamintaher
Lampung Tengah
RILISID, Lampung Tengah — Demi melancarkan aksinya saat melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Polres Lampung Tengah, seorang tersangka memakai baju loreng untuk mengelabui korbannya
Berkat penyelidikan secara intensif, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi Polres Lampung Tengah, berhasil mengungkap kasus tersebut dengan total delapan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Devrat Aolia Arfan mewakili Kapolres AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan, dalam pengungkapan tersebut anggotanya berhasil mengamankan tiga orang dengan peran berbeda.
Tersangka berinisial RAS (26) warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Anak Tuha, berperan sebagai pemetik kendaraan yang kerap menggunakan baju loreng menyerupai atribut Brimob.
Sedangkan TW (46) warga Lingkungan Bandarsari, Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar berperan sebagai joki sekaligus penunjuk jalan.
Sementara RK (26) warga Kampung Negara Aji Tua, Kecamatan Anak Tuha, diduga turut serta membantu menjual kendaraan hasil kejahatan.
"Para tersangka menjalankan aksi di sejumlah wilayah antara lain Bandar Jaya, Seputih Jaya, Gunung Sugih, Terbanggi Besar, hingga Bumiratu Nuban," kata Kasat Reskrim, Sabtu (31/1/2026).
Ketiga tersangka diamankan di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Bandarsari, Bandar Jaya Barat, serta di salah satu perumahan di Kelurahan Seputih Jaya.
Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti kunci letter T, senjata tajam jenis pisau, mesin gerinda, serta baju loreng yang kerap digunakan saat beraksi.
Selain itu, turut empat unit sepeda motor berbagai jenis, senter, kunci pas, sary set alat hisap sabu (Bong) yang masih terdapat serbuk putih, serta beberapa unit telepon genggam.
Komplotan curanmor
baju loreng
kelabui korban
Tekab 308 Presisi
Polres Lampung Tengah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
