Dua Maling Motor Ditembak Polisi Usai Belasan Kali Beraksi di Bandar Lampung
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Dua tersangka pencurian sepeda motor asal Lampung Timur ditembak polisi di bagian kaki usai beraksi di Bandar Lampung.
Keduanya adalah Abdul Rahman (27) dan Muhammad Nuri (25), anggota komplotan curanmor asal Kecamatan Margatiga, Lampung Timur.
Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini berjumlah empat orang. Dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masuk daftar pencarian orang (DPO).
Kapolsek Telukbetung Selatan, AKP Galih Ramadhan, mengatakan komplotan ini sudah beraksi 12 kali di Bandar Lampung, delapan di antaranya di wilayah Telukbetung Selatan.
“Komplotan ini spesialis subuh. Mereka mencuri motor yang terparkir di halaman rumah korban dengan cara merusak kunci stang menggunakan kunci letter T,” jelasnya dalam konferensi pers di Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (15/8/2025).
Komplotan ini diringkus pada Kamis, 31 Juli 2025, sekitar pukul 04.45 WIB dini hari. Saat itu, tim opsnal sedang berpatroli.
DiKelurahan Bumi Raya, polisi melihat empat orang berboncengan dengan dua sepeda motor.
Ciri-ciri mereka ternyata mirip dengan pelaku curanmor yang terekam CCTV di TKP Jalan Gatot Subroto.
“Unit opsnal lalu mengejar mereka. Dua pelaku berhasil diamankan, sedangkan dua lainnya kabur,” ungkap Galih.
Dari penggeledahan, polisi menemukan dua bilah badik, satu palu, dua buah kunci letter T, serta enam anak kunci yang dimodifikasi untuk merusak kunci stang motor.
maling motor
curanmor
Polresta Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
