Dugaan Suap PMB Unila, Wakil Rektor Unila dan Informa Furniture Diperiksa KPK

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

20 Oktober 2022 14:04 WIB
Hukum | Rilis ID
Ruangan Aula Patria Tama yang dipakai penyidik KPK, Kamis (20/10/2022). Foto: Pandu
Rilis ID
Ruangan Aula Patria Tama yang dipakai penyidik KPK, Kamis (20/10/2022). Foto: Pandu

RILISID, Bandarlampung — Penyidik KPK memeriksa beberapa saksi terkait dugaan suap penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung (PMB Unila). 

Pemeriksaan dilakukan di lantai 2 Gedung Aula Patria Tama, Polresta Bandarlampung, Kamis (20/10/2022). 

Salah satu saksi yang dimintai keterangan adalah Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila, Prof Asep Sukohar. 

"Iya, saya dipanggil dan sudah di sini (Polresta Bandarlampung) sejak jam 10 pagi," ujar Asep. 

Ditanya materi pemeriksaan, Asep menjelaskan masih soal penerimaan mahasiswa baru Unila. 

Selain dia, penyidik KPK juga meminta keterangan dari pihak Informa Furniture Lampung. 

"Saya bawa berkas saja mewakili Informa," ungkap seorang lelaki yang enggan disebut namanya.

Sehari sebelumnya, Rabu (19/10/2022), KPK memeriksa saksi dengan tersangka Prof Karomani. 

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta. 

Mereka adalah Helmy Fitriawan (Dekan Teknik Unila), Rudi Natamiharja (Pembantu Dekan I Fakultas Hukum), Ida Nurhaida (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), dan Asep Sukohar. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Universitas Lampung

suap unila

rektor unila

prof karomani

jalur mandiri

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya