Umrah Perdana Pasca Pandemi 23 Desember, Biaya Naik Rp2 Juta
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Warga Provinsi Lampung yang ingin melaksanakan ibadah umrah nampaknya harus bersabar.
Pasalnya, keberangkatan perdana ibadah umrah untuk jamaah Indonesia pada 23 Desember 2021 baru dilakukan pengurus Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) pusat.
Hal ini berdasarkan pernyataan Kepala Seksi Umrah dan Haji Khusus Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kasi UHK Kanwil Kemenag) Lampung, Yusuf Zulkarnain, Rabu (15/12/2021).
Menurut Yusuf, informasi yang dia dapatkan saat ini baru sebatas uji coba asosiasi konsorsium Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
"Keberangkatan perdana sekitar 230 orang dan itu rata-rata pengurus PPIU Pusat, tidak ada cabang Lampung," ucap dia.
Ia menerangkan, biaya umrah saat ini naik dari sebelum pademi. Ketika normal sekitar Rp26 juta, sekarang diperkirakan naik Rp28 juta.
"Karena ada tambahan biaya karantina empat hari di Asrama Haji Pondok Gede dan tiga hari di Arab Saudi," ungkap dia.
Selain itu, akan ada booster vaksin untuk para calon jamaah umrah. Sebab, aplikasi PeduliLindungi belum terintegrasi Tawakalna, aplikasi buatan Arab Saudi untuk mengecek status vaksin seseorang.
Ia berharap, setelah pelaksanaan kloter ibadah perdana berjalan lancar untuk umum bisa mulai berjalan, termasuk Lampung.
"Kita tunggu saja hasilnya," tandasnya. (*)
Umrah
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
