Toyota HiAce Hantam Fuso di Tol Bakter, 4 Orang Tewas, 10 Luka-luka
Darmansyah Kiki
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Empat penumpang tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggibesar (Bakter) KM 108, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Kamis (23/12/2021) pukul 10.30 WIB.
Kasatlantas Polres Pesawaran Iptu Amsar menjelaskan kronologi kecelakaan berawal saat Toyota HiAce warna putih berplat G 7259 BD menghantam truk fuso BG 8027 BI yang berada di jalur lambat.
Saat itu, truk fuso yang dikemudikan Sukarno (39) warga Jalan Boster RT 3/RW 1 Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang, itu sedang melaju dari arah Lampung Tengah menuju Bandarlampung.
Sementara Toyota HiAce yang bermuatan belasan penumpang melaju dengan kecepatan tinggi di jalur cepat.
"Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba datang kendaraan Toyota HiAce dari arah yang sama dan berada di jalur cepat. Kemudian berpindah jalur ke kiri (jalur lambat) dikarenakan terdapat kendaraan minibus yang belum diketahui identitasnya hendak mendahului dari lajur kanan (jalur cepat)," ungkap Amsar, Kamis.
Saat pindah lajur, lanjutnya, kendaraan yang dikemudikan Parlindungan (38) warga Desa Bumiratu Kecamatan Blambanganumpu, Waykanan diduga tidak konsentrasi sehingga tidak melihat truk fuso tersebut.
"Sehingga kendaraan Toyota HiAce menabrak badan bagian belakang sebelah kanan truk fuso dan mengakibatkan korban jiwa dan beberapa mengalami luka-luka," ujarnya.
Keempat korban yang tewas dalam peristiwa itu merupakan warga Waykanan. Dua di antaranya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yakni Azizatul Musrifah (42) dan Masnuri (55).
Sementara dua korban lainnya adalah anak-anak. Masing-masing bernama Zidan Zia (3) dan Ghefira Khanza Alkalifa (8).
Selain korban tewas, sepuluh penumpang Toyota HiAce mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Berikut ini identitas mereka:
Toyota HiAce
Fuso
Tol Bakter
Kecelakaan
Jalan Tol Trans Sumatera
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
