Slank Akan Goyang Bandar Lampung Malam Ini, HS Siapkan Pabrik dan Ribuan Lowongan Kerja
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Saya lahir dan besar di Lampung Timur. Dulu tingkat pengangguran tinggi, banyak teman saya merantau ke Jakarta. Saya ingin teman-teman di sana bisa kerja di kampung sendiri,” katanya.
Seperti pabrik HS di Muntilan, Magelang, Suryo menegaskan perekrutan karyawan di Lampung Timur akan memprioritaskan warga sekitar, termasuk penyandang disabilitas.
Yang menarik, HS menerapkan pola rekrutmen unik: tanpa syarat ijazah, usia, atau pengalaman kerja.
“Saya mulai dari nol, tanpa koneksi. Banyak orang menganggur hanya karena terbentur pengalaman kerja. Yang penting mau belajar,” ujarnya.
Para calon pekerja akan mendapat pelatihan profesional, mulai dari pemilihan tembakau, proses linting, hingga standar mutu rokok. Selama masa pelatihan, mereka juga menerima uang saku Rp300 ribu.
“Bukan sekadar ongkos transport, tapi supaya mereka merasa dihargai sejak hari pertama,” kata Suryo.
HS Gerakan, Bukan Sekadar Bisnis
Seluruh personel Slank : Kaka, Bimbim, Abdee, Ridho, dan Ivanka hadir dalam jumpa pers. Bagi Slank, kolaborasi ini punya nilai lebih.
“Saya melihat HS bukan cuma bisnis, tapi movement. Ekonomi lagi susah, banyak orang nggak kerja. Kalau ada yang buka pabrik dan nyerap tenaga kerja, kita dukung,” ujar Bimbim.
Suasana jumpa pers sempat cair ketika Ivanka melontarkan candaan soal kuota kerja untuk Slankers yang belum bekerja. Candaan itu langsung disambut serius oleh Suryo.
Konser Slank
Slank
HS
PKOR way halim
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
