Momen Nataru, PLN Sukses Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan Lampung
Fi fita
Bandar lampung
RILISID, Bandar lampung — Jajaran Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung, turun langsung memastikan sistem kelistrikan di Bumi Ruwa Jurai berada dalam kondisi aman dan andal selama Masa Siaga Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Langkah ini dilakukan guna menjamin kelancaran aktivitas masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas pada momen akhir tahun.
Sebagai bagian dari siaga keandalan nasional, General Manager PLN UID Lampung Rizky Mochamad bersama jajaran Manajemen PLN UID Lampung turun langsung mengunjungi salah satu Posko Siaga Nataru di Pelabuhan Bakauheni, sekaligus memastikan pemulihan sistem kelistrikan di daerah tersebut berjalan cepat dan aman.
Terpantau Sistem Lampung berada dalam kondisi aman dengan Daya Mampu Pasok sebesar 1.424 MW, Beban Puncak Tertinggi 1.243 MW, serta Cadangan Daya 181 MW.
Ia juga menyampaikan bahwa terdapat 66 lokasi VVIP/VIP dalam pengamanan system kelistrikan, meliputi kantor pemerintah daerah, fasilitas publik, gereja, pusat kegiatan masyarakat, serta sarana transportasi strategis.
“PLN juga menyiagakan 66 unit SPKLU di 39 lokasi terdiri dari 17 lokasi tol dan 22 lokasi non tol guna mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik selama periode Nataru,” Ujar Rizky.
Rizky menambahkan, dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik selama masa siaga, PLN UID Lampung mengerahkan 1.468 personel siaga, terdiri dari Pegawai PLN dan personel TAD serta mitra kerja.
Dukungan operasional juga diperkuat dengan 96 unit peralatan pendukung, 259 unit kendaraan operasional, serta material cadang gangguan yang tersedia dalam jumlah cukup.
Selain itu, PLN menyiapkan 1 Posko Siaga Pengatur Distribusi, 1 Posko Siaga Distribusi, dan 9 Posko Siaga Icon+, serta 104 posko kesiapan kelistrikan di jalur mudik dan lokasi wisata.
PLN juga menggelar Apel Siaga yang dikomandoi langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo melalui daring pada Jumat (2/1/2026).
Pln
listrik
pt pln persero
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
