RAISA Plus di Demfarm Jejangkit, Kalimantan Selatan

Elvi R

Elvi R

Jakarta

13 Oktober 2019 15:21 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

Tentang RAISA, Nurwulan Agustina, selaku Penanggung jawab Demfarm Budidaya Padi, mengatakan bahwa RAISA merupakan paket teknologi terbaharui hasil inovasi Badan Litbang spesifik ekosistem lahan rawa untuk peningkatan hasil, dengan tetap memperhatikan sustainability/keberlanjutan dari kondisi kualitas lahan di masa yang akan datang.

"Aspek keberlanjutan adalah fokus RAISA di samping produksi yang meningkat," ungkap Nurwulan.

Teknologi RAISA ini merupakan rangkai komponen teknologi yang pada prinsipnya mengambil dari Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi rawa meliputi: varietas unggul baru, pengelolaan air, aplikasi hara/pupuk berdasarkan PUTR, penggunaan pupuk hayati dan pembenah tanah, pengendalian Hama dan penyakit terpadu serta mekanisasi. Namun demikian komponennya menjadi aktual, karena menggunakan hasil inovasi Badan Litbang terkini untuk pengelolaan dan sistem produksi padinya. 

RAISA ini dikategorikan teknologi intensif karena teknologi ini mampu mendorong peningkatan hasil dan peluang peningkatan indeks pertanaman dari 1 menjadi 2 atau 3 kali dalam satu tahun

Terkait budidaya ikan di lahan rawa, tantangan mendasar adalah bagaimana memperbaiki kualitas air yang sangat masam. Pendekatan biologis yang dicontohkan di demfarm Jejangkit adalah dengan memanfaatkan secara optimal ikan lokal yang sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan tersebut dan denhan melakukan introduksi ikan-ikan dari luar yang tahan terhadap kondisi air rawa.

Teknologi budidaya padi RAISA yang terintegrasi dengan Budidaya Ikan adaftif adalah salahasatu dari teknologi yang dicontohkan di Demfarm Jejangkit dan ditawarkan sebagai jawaban atas tantangan peningkatan produksi dan pendapatan petani.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya