PTPN VII Target Produksi 187 Ribu Ton CPO
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Kinerja 2022 tambah dia, kelapa sawit menjadi penyumbang keuntungan terbesar dibanding yang lain.
“Kelapa sawit masih menjadi tumpuan pada 2023. Kita akan produksi 187,2 ribu ton CPO dari empat pabrik yang ada. Saya juga optimistis target produksi 24 ton TBS (tandan buah segar, kelapa sawit) perhektar bisa tercapai. Rendemen minimal 23 persen,” kata dia.
Secara keseluruhan, proyeksi PTPN VII dari kelapa sawit, karet, tebu (gula putih), dan teh dapat mencapai angka penjualan Rp4,68 triliun pada 2023.
Keuntungan bersih diproyeksikan 14,4 miliar dengan Ebitda 833,2 miliar. Sedangkan arus kas operasional sebesar 673,2 miliar.
Sementara itu, SEVP Business Support Okta Kurniawan menyatakan, manajemen akan menjadi fasilitator seluruh operasional perusahaan.
Namun demikian, ia menekankan aspek penggalian produksi sebagai prioritas utama untuk mendapat pembiayaan.
“Tahun 2023 akan lebih ketat. Saya mengingatkan kepada seluruh aspek manajemen, bahwa kunci dari keberhasilan ke depan hanya empat kata, produksi, produksi, produksi, dan efisiensi. Semua lini harus menggenjot produksi. Semua pembiayaan yang berkaitan dengan peningkatan produksi saya jadikan prioritas satu. Di luar itu, harus sangat selektif. Terakhir, efisiensi. Kita harus sangat ketat,” kata dia.
SEVP Operation I Budi Susilo yang mengikuti rapat secara virtual menyatakan siap menjalankan program kerja 2023.
Ia mengatakan, komoditas kelapa sawit menunjukkan tren positif yang terus dipelihara.
“Kelapa sawit sangat optimistis bisa mencapai target atau RKAP yang telah disepakati. Semua indikator masih positif. Dan insyaalloh beberapa faktor yang sempat menjadi kendala pada 2022 bisa kita atasi,” kata dia.
PTPN VII Target Produksi 187 Ribu Ton CPO
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
