Mimpi Besar DKP, Ekspor Produk 155 UMKM Perikanan Lampung
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung punya mimpi besar.
Mereka menargetkan, produk 155 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang perikanan, bisa diekspor.
Kepala DKP Lampung, Liza Derni, menyampaikan tekad ini saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sektor kelautan dan perikanan di Hotel Sheraton, Senin (13/3/2023).
Menurut dia, hasil produk UMKM sektor perikanan harus dikemas sebagai nilai tambah (value added).
Sehingga, kemasan tidak sekadar melindungi produk. Namun mampu menjual produk yang dikemasnya.
Saat ini, produk olahan ikan yang sudah diekspor adalah kulit ikan patin dan abon ikan lele asal Pringsewu.
Tujuan ekspornya tidak hanya tembus ke negara tetangga seperti Malaysia. Namun juga sampai India.
"Ke depan, mungkin nanti akan ada mi ikan," lanjutnya.
Atas dasar inilah, Liza menginginkan lebih banyak lagi produk UMKM di Lampung yang dapat diekspor.
"Cara pemasarannya dapat menggunakan sistem digital marketing," paparnya.
Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung
UMKM Perikanan Lampung
ekspor Lampunh
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
