Kinerja APBD se-Lampung: Pendapatan Rp24 Triliun, Belanja Rp21 Triliun

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

27 Desember 2022 13:18 WIB
Bisnis | Rilis ID
Konpers kondisi fiskal dan perekonomian terkini Provinsi Lampung di Unila, Senin (26/12/2022). Foto: Humas DJPb Lampung
Rilis ID
Konpers kondisi fiskal dan perekonomian terkini Provinsi Lampung di Unila, Senin (26/12/2022). Foto: Humas DJPb Lampung

RILISID, Bandarlampung — Menjelang akhir tahun anggaran 2022, Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung menggelar press conference kondisi fiskal dan perekonomian terkini Provinsi Lampung.

Mengambil lokasi di student center FEB Universitas Lampung, Senin (26/12/2022), acara tersebut mengundang narasumber dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Lampung, dan ekonom Lampung. 

Dalam pemaparannya, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung M Dody Fachrudin, optimistis perekonomian Lampung tumbuh positif.

Hal tersebut selaras dengan kinerja APBN dan APBD sampai dengan periode 30 November 2022, yang menunjukkan penerimaan pendapatan di Lampung terealisasi sebesar 102,21 persen dari target penerimaan atau senilai Rp10,21 triliun.

Adapun secara year on year (yoy), pendapatan APBN di Provinsi Lampung mengalami kenaikan sebesar 12,45 persen yang dikontribusi dari pajak penghasilan sebesar Rp3,33 triliun.

Khusus dari sisi perpajakan, penerimaan pajak di Provinsi Lampung pada November 2022 tumbuh sebesar 41,29 persen dibandingkan Oktober 2022.

Adapun realisasi penerimaan perpajakan sampai dengan 30 November 2022 mencapai 103,14 persen dari target pajak yang ditetapkan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa perekonomian di Provinsi Lampung terus tumbuh positif. Ini didorong juga oleh kinerja belanja pemerintah di Lampung melalui APBN yang sampai dengan 30 November 2022 sebesar Rp27,19 triliun, naik Rp4,2 triliun dibanding realisasi bulan sebelumnya Rp22,99 triliun.

Untuk kinerja APBD se-Lampung, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar Rp24,09 triliun, belanja daerah Rp21,74 triliun dan pembiayaan daerah Rp0,77 triliun. Sehingga menghasilkan Silpa sebesar Rp3,12 triliun.

Kontribusi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) terhadap pendapatan APBD sampai dengan tanggal 30 November 2022 sebesar Rp17,88 triliun atau 74,2 persen dari total pendapatan APBD.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Ekonomi lampung

pendapatan Lampung

belanja Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya