Inovasi dan Teknologi Pertanian di Lahan Rawa Sudah Maju
Elvi R
Barito Kuala
Menurut Hendri, optimalisasi lahan rawa sangat strategis karena lahan rawa potensial untuk menekan defisit beras, yang biasanya terjadi pada bulan September hingga Nopember, dan pasokan produksi beras dari lahan rawa mengalami puncaknya, terutama pada bulan Agustus-Oktober.
Lahan rawa mempunyai kelenturan (resilient) terhadap perubahan iklim, terutama kekeringan, dan ada kecenderungan bahwa lahan rawa, terutama lebak potensial semakin luas pada saat kemarau panjang akibat El-Nino.
“Dukungan kebijakan baik pemerintah daerah maupun pusat sangat penting agar lumbungan pangan baru dari lahan rawa bisa terwujud. Termasuk pengiatan kelembagaan dan pemecahan masalah ketenagakerjaan,” pungkasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
