Terobosan Baru, ITERA Resmi Terapkan Ijazah Digital untuk 2.095 Lulusan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menghadirkan terobosan baru dengan menerapkan ijazah digital bagi para lulusannya.
Ijazah digital tersebut diberikan kepada seluruh wisudawan pada prosesi wisuda yang digelar hari ini, Jumat, 14 November 2025, di Kampus ITERA.
Sebanyak 2.095 lulusan diwisuda dari berbagai jurusan, terdiri dari 435 lulusan Fakultas Sains, 716 lulusan Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, serta 944 lulusan Fakultas Teknologi Industri.
Inisiatif ini menjadi yang pertama dilakukan oleh institusi pendidikan tinggi di wilayah Lampung.
Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, mengatakan bahwa ITERA berkomitmen terus bertransformasi menuju perguruan tinggi yang modern, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Mulai tahun ini, ITERA resmi memulai transisi layanan dokumen kelulusan ke format digital.
Ia menjelaskan bahwa dokumen akademik seperti ijazah, transkrip nilai, dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) kini disiapkan dalam format digital yang aman, tervalidasi, dan mudah diakses oleh para lulusan.
“Digitalisasi ini dilakukan untuk memastikan para alumni ITERA dapat dengan cepat dan mudah menggunakan dokumen kelulusan mereka untuk keperluan melamar pekerjaan, studi lanjut, maupun kebutuhan profesional lainnya,” ujarnya.
Setiap dokumen digital dilengkapi tanda tangan elektronik tersertifikasi, kode verifikasi, serta sistem keamanan berbasis digital seal untuk menjamin keabsahan data agar tidak dapat dipalsukan.
“Selain memudahkan alumni, digitalisasi dokumen kelulusan juga merupakan langkah strategis ITERA dalam mendukung transformasi digital perguruan tinggi, meminimalkan penggunaan kertas, serta berkontribusi pada praktik keberlanjutan lingkungan sejalan dengan semangat kampus hijau,” tambahnya.
Itera
lulusan Itera
ijazah digital
Institut Teknologi Sumatra
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
