PGE Ulubelu 'Diam-diam' Pasok 20 Persen Kebutuhan Listrik Lampung

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

15 Maret 2025 21:43 WIB
Ragam | Rilis ID
General Manager PT PGE Ulubelu, Hadi Suranto saat memaparkan potensi panas bumi Lampung. Foto: Tampan Fernando.
Rilis ID
General Manager PT PGE Ulubelu, Hadi Suranto saat memaparkan potensi panas bumi Lampung. Foto: Tampan Fernando.

Maka dengan kerjasama bersama media, PGE Ulubelu berharap informasi terkait manfaat panas bumi dapat disebarkan kepada masyarakat luas.

“Dengan acara seperti ini bisa juga memberikan edukasi ke masyarakat. Mungkin sebagian besar masyarakat Lampung belum tahu bahwa di Lampung ini ada sumber listriknya 20 persen dipasok dari panas bumi. Jadi geothermal ini manfaatnya sangat besar,” jelas Hadi.

Secara nasional potensi panas bumi diperkirakan mencapai 23 Giga watt. Maka Presiden RI Prabowo Subianto juga telah menjadikan geothermal untuk pemenuhan utama swasembada energi di masa depan.

Namun pemanfaatan panas bumi juga menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya urusan perizinan hingga kebutuhan investasi yang besar.

“Misalnya panas buminya ada di kasawan hutan atau di gunung, tentu perlu ada perizinan dari Kementerian Kehutanan, prosesnya bisa tidak mudah. Investasinya juga mahal,” tambahnya.

Ke depan, energi panas bumi akan terus dieksplorasi untuk memenuhi kebutuhan energi nasional dan memajukan ekonomi. Terutama untuk mencapai target pemerintah Net Zero Emission 2060.

“Transisi energi yang sedang dioptimalkan salah satunya geothermal. Ini menjadi pilar utama yang diterus didorong oleh pemerintah untuk dikembangkan,” tambah Hadi.

“Ketersediaan energi juga akan mendorong perkembangan ekonomi, kalau tidak ada energi tidak akan tercapai kemajuan ekonomi karena semua berdasarkan ketersediaan energi,” tutupnya.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

PGE Ulubelu

PT Pertamina Geothermal Energy

kerjasama media

Hadi Suranto

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya