Mahasiswa Teknokrat Ciptakan Perangkap Lalat Tenaga Surya, Solusi Murah untuk Peternak Domba
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Selama masa pengujian, sistem ini terbukti mampu mengoperasikan perangkap hama secara efektif serta berhasil menangkap berbagai jenis serangga, seperti lalat, nyamuk, tawon, kupu-kupu, dan laron.
Keunggulan lain dari inovasi ini adalah kemampuannya bekerja secara mandiri tanpa bergantung pada listrik PLN, sehingga sangat cocok diterapkan di wilayah peternakan dengan keterbatasan akses energi.
Selain itu, pemanfaatan energi terbarukan menjadikan alat ini lebih ramah lingkungan serta hemat biaya operasional dalam jangka panjang.
Inovasi ini merupakan hasil dari proses bimbingan akademik intensif bersama dosen pembimbing, Fika Trisnawati, S.T., M.T., yang tidak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga mendorong lahirnya solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
Dukungan dari penguji sekaligus Ketua Program Studi S1 Teknik Elektro, Elka Pranita, M.T., turut memperkuat kualitas penelitian ini.
Diharapkan, karya ini tidak hanya menjadi capaian akademik semata, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya para peternak. (*)
mahasiswa Teknokrat
Perangkap Lalat Tenaga Surya
Universitas Teknokrat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
