Film Dokumenter Belangikhan Karya Mahasiswa UIN RIL Raih Penghargaan Nasional

Fi fita

Fi fita

Jakarta

19 November 2025 13:37 WIB
Pendidikan | Rilis ID
UIN RIL raih penghargaan nasional di film dokumenter Belangikhan karya Mahasiswanya. Foto istimewa
Rilis ID
UIN RIL raih penghargaan nasional di film dokumenter Belangikhan karya Mahasiswanya. Foto istimewa

RILISID, Jakarta — Film dokumenter berjudul Belangikhan karya mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), berhasil meraih Juara Harapan 1 pada Kompetisi Film Islami Tingkat Nasional 2025. 

Penghargaan diumumkan pada Malam Penganugerahan Film Islami yang digelar di Jakarta dan dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Film Belangikhan mengangkat tradisi adat Lampung dalam menyambut bulan suci Ramadan di daerah Negro Olo Gading, Kecamatan Teluk Betung, Kota Bandar Lampung.

Tradisi Blangikhan dilakukan dengan mandi bersama di sungai atau kolam yang dipimpin oleh tetua adat sebagai simbol mensucikan diri sebelum memasuki bulan puasa.

Eriko Ramadhan, mahasiswa Prodi KPI yang juga bertindak sebagai sutradara dan penulis, menjelaskan bahwa film tersebut diproduksi secara kolaboratif oleh Pink Magic Pixel, rumah produksi miliknya, bersama tim UKM Rumah Film KPI (RFK).

“Saya merasa senang dan bangga karena berhasil mengenalkan salah satu budaya di Provinsi Lampung. Saya berharap ruang-ruang apresiasi karya seperti ini tetap terus ada, sehingga memicu semangat pegiat kreatif untuk terus berkarya dan bersuara mengenalkan budaya Lampung dan isu-isu lainnya,” ujar Eriko saat diwawancarai tim Humas, Sabtu (16/11/2025).

Perjalanan Belangikhan dimulai ketika mengikuti kompetisi tingkat daerah yang diselenggarakan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung.

Film ini sukses meraih Juara 1 dan otomatis mewakili Lampung ke tingkat nasional. Dua tahun setelah kompetisi pertama dilaksanakan, ajang ini berkembang menjadi tingkat nasional dan diikuti perwakilan finalis dari masing-masing provinsi.

Dalam kompetisi nasional tahun ini, sebanyak 83 karya dari 34 provinsi diajukan. Setelah proses kurasi, 71 karya dinyatakan lolos dan berhak masuk tahap penilaian nasional.

Terdiri dari 55 film dokumenter, 13 film fiksi, dan 3 film animasi. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas film, pesantren, kampus, lembaga pendidikan Islam, hingga pegiat dakwah digital.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Film Dokumenter

Belangikhan

Karya Mahasiswa

Uin ril

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya