Dosen UIN RIL Bawa Inovasi Konseling Virtual Reality di Konferensi Internasional Jepang
Fi fita
Tokyo
Anisa menjelaskan bahwa untuk menjadi chairman, ia harus melalui seleksi ketat.
Penyelenggara menilai hasil riset yang disubmit hingga akhirnya Anisa terpilih, dan papernya juga akan dipublikasikan di jurnal bereputasi, termasuk kemungkinan diterbitkan di jurnal Scopus.
Konferensi internasional ini diikuti oleh sekitar 100 akademisi lebih dari 25 negara, seperti Amerika Serikat, India, Malaysia, Cina, Turki, dan Indonesia. Diskusi dalam konferensi terbagi dalam dua sesi dan membahas berbagai topik, termasuk manajemen, ilmu manajemen, dan perilaku organisasi.
Saat ini, Anisa tengah menempuh pendidikan doktoral dalam bidang Bimbingan dan Konseling dengan beasiswa penuh dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Bahkan, partisipasinya dalam konferensi ini juga sepenuhnya dibiayai oleh LPDP.
“Saya mengajukan lagi ke LPDP untuk bisa mengikuti konferensi ini. Ada kuota hanya lima slot, dan Alhamdulillah saya mendapatkannya. Semua biaya, termasuk tiket pesawat ke Jepang, ditanggung oleh LPDP. Ini proses yang tidak mudah mengingat seleksi yang sangat ketat,” ungkap Anisa.
Konferensi SIBR 2025 Tokyo bertema “The Interdisciplinary Approach to Contemporary Business and Economics Research: Convergence or Divergence in Theories and Data?“.
Ajang ini menjadi forum bagi akademisi dari berbagai disiplin ilmu untuk berbagi temuan riset terbaru dan mengembangkan ide-ide baru secara lintas disiplin.
Anisa berharap risetnya dapat memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam dunia pendidikan tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat secara lebih luas melalui penerapan inovasi konseling berbasis virtual reality. (*)
Uin ril
universitas islam negeri lampung
mahasiswa uin ril
konferensi internasional di Jepang
Anisa Mawarni
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
