Walhi Beberkan Penyebab Banjir Terparah di Bandar Lampung: Dari Drainase hingga Hilangnya RTH
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung
— Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung menyatakan penyebab banjir parah di Bandar Lampung bukan hanya karena terjadinya pendangkalan sungai akibat sedimentasi. Tapi karena berbagai faktor yang harus dibenahi secara menyeluruh.
Direktur Walhi Lampung, Irfan Tri Musri mengatakan yang pertama sistem draninase di Kota Bandar Lampung adalah peninggalan era 80-an dan 90-an. Sehingga daya tampungnya sudah tidak mencukupi lagi dengan kondisi Kota Bandar Lampung saat ini.
Sistem draninase yang dibangun 40 tahun lalu, sudah tidak relevan dan tak mampu menyalurkan air saat terjadi hujan deras.
“Harus ada restrukturisasi sistem drainase kota karena yang ada hari ini peninggalan tahun 80-an 90-an. Sedangkan saat ini daya tampungnya sudah tidak mencukupi, dan tidak sesuai dengan keadaan saat drainase itu dibuat akibatnya luapan air makin meningkat,” kata Irfan saat ditemui di Kantor Walhi, Minggu (25/2/2024).
Selain itu, kondisi banjir diperparah dengan beberapa hal lain, seperti pengelolaan sampah yang buruk serta berkurangnya daerah tangkapan air dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
“Sistem pengelolaan sampah juga harus diperbaiki, bagaimana Pemkot meminimalisir sampah-sampah yang seharusnya bermuara ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir), tidak lagi bermuara ke Sungai,” ujarnya.
Selain itu, Irfan juga menyoroti berkurangnya ruang terbuka hijau serta alih fungsi lahan yang terus terjadi di berbagai wilayah, termasuk daerah perbukitan. Saat hujan deras, harusnya debit air bisa mengalir ke daerah tangkapan air dan mengurangi dampak banjir.
“Saat ini terus terjadi alih fungsi lahan, termasuk RTH dan daerah resapan air. Ini salah satu penyebab air membludak. Sebenarnya RTH bisa dilakukan peningkatan tidak hanya secara kuantitas tapi juga kualitas yang diberlakukan di semua titik,” ungkapnya.
Untuk itu, Walhi Lampung mendorong Pemkot Bandar Lampung untuk melakukan Upaya penanggulangan banjir secara menyeluruh.
“Penyebab banjir bukan hanya karena pendangkalan Sungai. Banyak variabel lain seperti hilangnya daerah tangkapan air, berkurangnya RTH, sistem drainase dan pengelolaan sampah yang buruk,” jelasnya.
Walhi Lampung
Irfan Tri Musri
banjir Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
