Terdampak Banjir, Sekolah di Lampura Dihimbau Belajar Jarak Jauh
M. Riski Andresa
Lampung utara
RILISID, Lampung utara — Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi hingga meluapnya aliran sungai Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Jumat (10/03/2023).
Dampaknya merendam ratusan rumah dan sekolahan. Sehingga pihak Dinas Pendidikan setempat harus mencari solusi agar kegiatan belajar tetap berjalan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenangaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampura Diana Wati mengatakan, sejauh ini pihaknya baru mendapatkan laporan beberapa sekolah yang terendam banjir.
"Baru SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi, SD Negeri 3 Tanjung Aman, dan SMP Negeri 2 Kotabumi yang melaporkan ke Dinas. Akan tetapi beberapa sekolah di tempat lain juga sedikit terhambat, karena akses menuju sekolah yang terendam banjir," ujarnya.
Diana menambahkan untuk proses belajar dan mengajar yang terendam banjir, Sekolah dihimbau untuk melakukan pembelajaran jarak jauh. Dan pihaknya juga terus melakukan pendataan pada sekolah yang terendam Banjir.
Sementara itu Kepala SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Sri Pudji Astuti mengatakan, air mulai naik sejak kemarin sore. Sebanyak empat ruang kelas dan kantin sekolah ikut terendam banjir.
"Untuk proses pembelajaran sementara, kita memakai aula tempat sholat, sampai air surut," Jelasnya.
Kepala SD Negeri 3 Tanjung Aman Feronika mengatakan, curah hujan yang tinggi serta meluapnya aliran sungai di belakang sekolah yang mengakibatkan satu ruangan perpustakaan terendam air sedalam satu setengah meter lebih.
"Kemungkinan kalau hujan turun lagi, air bakal merendam kelas yang lain juga. Untuk sementara waktu sekolah diliburkan sampai batas waktu yang tidak di tentukan," ujarnya. (*)
Sekolah di Lampura
terdampak banjir
terapkan belajar
jarak jauh
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
