Program Apindo UMKM Merdeka Batch Tiga Dimulai
Sulaiman
Bandarlampung
Kalau di UMKM mahasiswa dituntut untuk membantu serta membenahi berbagai kekurangan UMKM dengan bekal teori mahasiswa dari kampus.
"Sehingga mahasiswa benar-benar bisa mengaplikasikan ilmunya," ujarnya.
Ary mengungkapkan, program ini sendiri mendapat respons positif dari kalangan perguruan tinggi, pengusaha, UMKM. Terbukti, setelah Batch 1 dan 2, kini Apindo UMKM Merdeka sudah memasuki Batch 3 yang diikuti oleh peguruan tinggi luar Lampung.
Bahkan, saat ini bukan hanya perguruan tinggi Lampung, tapi beberapa perguruan tinggi di Sumatera Selatan juga sudah ikut, dari Pulau Jawa seperti Surabaya juga mulai tertarik.
"Apindo pusat berencana menjadikan program ini sebagai program Nasional. Dan pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM juga mendukung program ini," katanya.
Ketua Umum DPN Apindo, Hariyadi Sukamdani, mengapresiasi program yang diinisiasi Apindo Lampung itu.
Bahkan, Hariyadi saat sambutan sempat menanyakan langsung ke mahasiswa dan UMKM peserta Apindo UMK Merdeka Batch 2 tentang manfaat program itu.
Mahasiswa mengaku memiliki kemampuan dan kemauan membuat usaha sendiri setelah mengikuti program ini, sebab sudah memahami bagaimana membangun dan menjalankan usaha sendiri.
Sementara, UMKM merasa terbantu oleh mahasiswa dalam membuat kemasan yang menarik, pemasaran melalui media sosial, hingga mengurus berbagai perizinan perusahaan.
"Kalau melihat jawaban peserta seperti ini, berarti program ini benar-benar bermanfaat. Ini akan kita kembangkan jadi program Nasional," ujar owner Jaringan Hotel Sahid ini.
Apindo Lampung
UMKM Merdeka
Kampus UTI
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
