Manfaat Kebiasaan Minum Kopi Bagi Kesehatan
lampung@rilis.id
RILISID, — BEBERAPA tahun terakhir, kebiasaan minum kopi telah menjadi salah satu hal yang paling banyak diteliti dan sebagian besar hasil penelitian yang dipublikasi mengatakan baik bagi kesehatan. Kebiasaan minum kopi, tiga sampai empat cangkir per hari, dihubungan dengan usia yang lebih panjang.
Pada Jurnal Circulation November 2015, suatu penelitian menemukan bahwa konsumsi kopi berhubungan dengan penurunan risiko kematian dari 8% menjadi 15%.
Penelitian lain menemukan bahwa kebiasaan minum kopi dengan dosis moderat 3-5 cangkir perhari, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (termasuk serangan jantung, gagal jantung, dan stroke), diabetes tipe 2, penyakit Parkinson, kanker rahim dan hati, kanker kulit, kanker prostat, Sirosis, gangguan saraf, juga encok atau rematik.
Hasil ditemukan lebih bermakna pada partisipan yang bukan perokok dan menggunakan kopi yang berkafein. Kopi bahkan dinyatakan memiliki efek anti depresi, meningkatkan kewaspadaan dan menurunkan risiko bunuh diri selama dikonsumsi dalam dosis moderat.
Kopi mengandung berbagai senyawa aktif selain kafein seperti asam klorogenik, lignan, quinida, trigonelin, dan magnesium yang secara umum mengurangi resistensi insulin yang memicu diabetes melitus atau kencing manis juga mengurangi peradangan.
Para peneliti menemukan bahwa para partisipan yang meningkatkan asupan kopi mereka lebih dari satu cangkir sehari (rata-rata, peningkatan 1,69 cangkir per hari) selama periode 4 tahun memiliki risiko diabetes tipe 2 11% lebih rendah selama 4 tahun berikutnya, dibandingkan dengan orang yang tidak mengubah asupannya.
Kafein dalam kopi selain meningkatkan aktifitas adrenalin dan derivatnya terbukti melemahkan toksin saraf (neurotoxin) 1-metil-4-metil-1,2,3,6-tetrahidropiridin (MPTP) sehingga mengurangi gejala parkinson bahkan berefek antidepresan. Menurut sebuah penelitian di Lembaga Penelitian Pusat Kesehatan Universitas McGill (RI MUHC) dalam jurnal Neurology, kafein dalam kopi dapat membantu mengontrol pergerakan pada orang yang menderita Parkinson.
Peneliti Italia menemukan bahwa konsumsi kopi menurunkan risiko kanker hati sekitar 40%. Selain itu, beberapa hasil menunjukkan bahwa jika Anda minum tiga cangkir sehari, risikonya berkurang lebih dari 50%. Penelitian di Program Perawatan Medis Kaiser Permanente, California, AS melaporkan konsumsi kopi dapat menurunkan kejadian sirosis hati untuk peminum alkohol sebesar 22%.
Menurut penelitian dalam jurnal Hepatology, April 2014, menyatakan bahwa minum dua atau lebih cangkir kopi setiap hari dapat mengurangi risiko kematian akibat sirosis hati sebesar 66%
Kopi adalah sumber antioksidan nomor satu di AS, menurut para peneliti di University of Scranton. Para peneliti di Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) dan Harvard School of Public Health, menyimpulkan bahwa minum kopi dalam dosis moderate melindungi terhadap gagal jantung sekitar 2 cangkir Eropa (setara dengan dua porsi 8 ons Amerika) per hari.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
