Keren, Mahasiswa Sastra Inggris UTI Ciptakan 55 Karya Sastra dalam Setahun
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Mendorong implementasi pembelajaran berpusat pada mahasiswa dan berbasis proyek, Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) melakukan berbagai inovasi pembelajaran di bidang sastra.
Salah satunya adalah menerapkan pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Penulisan Kreatif (Creative Writing), Sastra Anak (Children Literature), Penulisan Prosa (Prose Composition), dan Penulisan Puisi (Poetry Composition). Dari keempat mata kuliah tersebut, selama tahun akademik 2022/2023 telah dihasilkan sebanyak 55 karya kreatif yang saat ini dalam proses ISBN. Hal ini adalah komitmen mewujudkan Program Studi Sastra Inggris yang kekinian.
Di smester ganjil (September-Januari), mahasiswa memiliki proyek membuat cerita pendek di mata kuliah Prose Composition. Di awal semester, mahasiswa belajar tentang berbagai jenis prosa dan proses penulisannya dari mulai ide cerita sampai ke penulisan.
Mengadopsi dari lomba Penulisan Cerpen pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2022, mahasiswa ditantang untuk mengobservasi suatu tempat dan menuliskan cerita yang terinspirasi dari latar tempat, waktu, karakter dari tokoh yang terinspirasi dari tempat tersebut.
Mahasiswa ditantang untuk melakukan observasi di Pasar Bambu Kuning Bandarlampung. Dari observasi ini, dihasilkan dua buah antologi cerita pendek yang sudah sampai tahap publikasi ber-ISBN.
Sementara itu di kelas Poetry Composition, mahasiswa menulis puisi yang bertema “Revering for Colors” dimana mahasiswa menulis puisi tentang berbagai warna kehidupan an pengalaman manusia. Karya-karya puisi dituangkan dalam satu naskah antologi.
Pada semester genap di tahun akademik yang sama, Program Studi Sastra Inggris juga menerapkan project-based learning dalam mata kuliah sastra yang lain. Pertama adalah mata kuliah Film Production yang diampu oleh Dina Amelia, M.Hum.
Di mata kuliah ini mahasiswa belajar menulis naskah, pengambilan gambar, sound effect, dan acting. Mata Kuliah ini menghasilkan satu film pendek berbahasa Inggris berjudul “The Way I Used to be” yang mengangkat fenomena dementia.
Ada juga mata kuliah Children Literature dimana mahasiswa telah meghasilkan 7 naskah cerita anak dengan ilustrasi menggunakan Artificial Intelligence (AI) tools dan copyright-free pictures untuk pembaca SD dan SMP. Yang terakhir adalah mata kuliah Creative Writing.
Mahasiswa dibimbing oleh Dr. E. Ngestirosa EWK, M.A. untuk membuat mini novel berukuran A5 sepanjang minimal 50 halaman. Dalam proses penulis dan editing, mahasiswa juga dibimbing oleh dosen tamu dari Program Praktisi Mengajar, Ita Siregar. Di kelas Creative Writing ini, terdapat 44 naskah mini novel yang dibuat oleh mahasiswa. Saat ini naskah-naskah tersebut dalam proses pengajuan ISBN dari Universitas Teknokrat Indonesia Press.
Mahasiswa Sastra Inggris UTI
55 Karya Sastra
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
