Keren, Mahasiswa Sastra Inggris UTI Ciptakan 55 Karya Sastra dalam Setahun
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Project-based learning berupa karya sastra ini merupakan cita-cita prodi untuk menajamkan profil lulusan Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia sebagai penulis.
“Hal ini juga memperkenalkan dunia kepenulisan, industri penulisan kreatif dan percetakan untuk sastra berbahasa Inggris," kata Suprayogi, Ketua Program Studi Sastra Inggris UTI dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/8/2023).
“Karya ini juga untuk merespon fakta bahwa masih sangat sedikit buku cerita anak berbahasa Inggris buatan orang Indonesia atau cerpen berbahasa Inggris karya penulis Indonesia padahal jika dapat digali potensinya, ada banyak cerita, materi, inspirasi yang bisa dinikmati oleh masyarakat Internasional," sambungnya.
Pada tahun 2020, ujar Suprayogi, para dosen sepakat untuk melakukan evaluasi kurikulum menjadi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan membuat Prodi Sastra Inggris Universitas Teknokrat unggul tiga hal.
Yakni lulusannya yang memiliki keterampilan bahasa Inggris bisnis yang unggul, mahasiswanya berprestasi nasional dan internasional dalam kompetisi English public speaking dan mahasiswanya memiliki portfolio karya sastra berbahasa Inggris yang mencerminkan industri sastra saat ini dan memberikan kontribusi bagi industri-industri lain yang memerlukan elemen sastra.
Program Studi berharap program ini berjalan konsisten setiap tahunnya dengan penambahan jumlah, kreativitas dan keterampilan pendukung sastra lainnya seperti desain grafis, video editing, dan marketing sehingga dapat meningkatkan positioning Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia sebagai program studi yang mengedepankan business literature. (*)
Mahasiswa Sastra Inggris UTI
55 Karya Sastra
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
