Kemenkop dan UKM Dukung Pemberian Apresiasi bagi Jurnalis Melalui Praja
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Kementerian Koperasi dan UKM mendukung pemberian apresiasi dan penghargaan kepada jurnalis yang memiliki perhatian besar terhadap koperasi dan kewirausahaan di Indonesia melalui Pracico Journalistic Award (Praja) 2018.
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring di Jakarta, mengatakan jurnalis perlu mendapat apresiasi karena selama ini telah menghadirkan potret kemajuan koperasi dan kisah-kisah inspiratif mengenai kewirausahaan yang menggugah pemuda di Tanah Air.
”Upaya ini banyak meningkatkan pemahaman publik tentang koperasi sekaligus mendorong pertumbuhan wirausaha di Indonesia," terang Meliadi dalam siaran persnya, Senin (3/9/2018).
Pihaknya pun mendukung Multi Inti Sarana Group (MIS Group) yang meluncurkan Praja 2018 sebagai ajang apresiasi bagi jurnalis seluruh Indonesia yang memiliki perhatian khusus terhadap geliat koperasi dan kewirausahaan di Indonesia.
Praja 2018 sebagai sebuah ajang apresiasi dikemas dalam bentuk kompetisi jurnalistik dalam bentuk karya tulis dan foto.
Dengan begitu, lanjut dia, selain bermanfaat bagi jurnalis yang bersangkutan sekaligus meningkatkan pemahaman publik bahwa koperasi bukan badan usaha kelas dua di sisi lain mampu menginspirasi generasi muda untuk berwirausaha.
Meliadi Sembiring menambahkan. jumlah wirausaha di Indonesia kini tercatat sebesar 3,1% dari seluruh populasi penduduk atau sekitar 8,06 juta jiwa. Sementara kontribusi koperasi terhadap PDB nasional mencapai 4,48%.
”Kami mendukung Praja 2018 sebagai ajang untuk mendorong pertumbuhan koperasi dan wirausaha baru di Indonesia. Kami juga berharap ajang ini bisa menjadi sinergi yang efektif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Asisten Deputi Urusan Penelitian dan Pengkajian Kementerian Koperasi dan UKM Christina Agustin menambahkan, ajang Praja 2018 sejalan dengan program Kementerian Koperasi dan UKM. Tahun ini misalnya, pihaknya menerapkan program prioritas utama berupa fokus kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis bagi para wirausaha pemula, memberikan fasilitas permodalan melalui KUR.
Lalu, fasilitas pinjaman dana bergulir dari LPDB KUMKM, fasilitas promosi dan pameran untuk produk yang dihasilkan wirausaha pemula di bidang TI, dan fasilitasi hak cipta dan hak merek, termasuk IUMK bagi wirausaha pemula.
”Beragam program ini perlu lebih disosialisasikan oleh jurnalis dan melalui ajang Praja 2018 kami berharap hal ini bisa diwujudkan,” terangnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
