KONI Lampung Ingatkan Porprov Jadi Ajang untuk Pembinaan Atlet PON
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Provinsi Lampung akan menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X tahun 2025 mendatang. Untuk itu KONI Lampung berharap cabang olahraga mulai melakukan pembinaan atlet secara merata di seluruh daerah dimana ada Pengurus Kota atau Kabupaten (Pengkot dan Pengkab).
Hal itu diungkapkan ketua harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Brigjen TNI (purn) Amalsyah Tarmizi, Selasa, 27 Februari 2024 di ruang kerjanya.
“Saya berharap teman-teman cabang olahraga mulai mengerti apa arti dari Porprov. Even ini merupakan satu tingkat di bawah Pekan Olahraga Nasional (PON), jadi acuannya adalah itu. Jadi bukan pesta yang tidak beralasan. Tentu pakai pedoman dari apa yang dilakukan di PON selanjutnya,” ungkap Amalsyah.
Ia menjelaskan Porprov adalah ajang pesta prestasi atlet olahraga di provinsi. Ini adalah kesempatan bagi cabor untuk menunjukkan seberap baik pembinaan atletnya selama kurun waktu empat tahun belakangan di lingkup provinsi.
Nomor pertandingan di Porprov juga dipertandingkan di PON. Jadi tidak keluar dari program pembinaan jenjang berikutnya. “Tolong dipahami ini. Tidak perlu lagi ada satu cabang olahraga yang mempertandingkan nomor-nomor kadet atau usia dini dan sebagainya. Cukup nomor-nomor yang akan diproyeksikan bertanding di PON, tidak lebih dari itu,” kata dia.
“Artinya jangan adalagi yang mempertandingkan sampai lebih dari 25 nomor lah. Itu sudah sangat banyak jika diproyeksikan untuk prestasi yang sesungguhnya,” tambahnya.
Terkait pemerataan atlet, diimbau agar cabang olahraga mulai menerapkan pembinaan atlet secara merata di seluruh daerah yang ada pengurus Pengkab atau Pengkotnya. Kalau memang tidak ada yang jangan memaksakan diri untuk dilombakan.
“Persyaratan khusus adalah e-KTP Lampung. Silahkan atlet berpindah daerah yang dibelanya atau dipindahkan, namun dengan aturan minimal 2 tahun sebelum pelaksanaan Porprov,” jelas Amalsyah.
“Silahkan komunikasi dengan kepala daerah setempat, agar tidak bermasalah selanjutnya, ketika atlet mendapat medali dan berhak aas bonus,” ujar mantan Danrem 043 Garuda Hitam itu. (*)
Porprov Lampung 2025
KONI Lampung
pembinaan atlet
Amalsyah Tarmizi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
