Beginilah Sosok Eddy Rifai di Mata Mantan Kapolda dan Wakil Ketua PWNU
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Mantan Kapolda Lampung, Ike Edwin, turut mengantarkan Prof Eddy Rifai ke peristirahatan terakhir, Jumat (18/8/2023).
Usai disalatkan di Masjid Nur Amal, Eddy dimakamkan di TPU Swadaya 10 usai salat Jumat sekira pukul 13.15 WIB.
Menurut Ike, kepergian Eddy Rifai ini menjadi kehilangan sosok besar bagi dunia pendidikan khususnya di bidang hukum.
"Sudah banyak orang yang tentunya kita semua menjadi saksi bahwa beliau orang baik. Ia jujur dan bekerja secara profesional," katanya.
Ike menyebut Eddy salah satu sosok yang langka karena memiliki integritaa tinggi. Sekaligus menyenangkan dalam pergaulan.
Di tempat sama, Wakil Ketua PWNU Lampung, Juwendra Asdiansyah, mengenang Eddy sebagai sosok yang tidak pernah emosi.
"Mau ngajarin dan bergaul dengan mereka yang generasinya jauh di bawa beliau," ungkapnya.
Juwe --sapaannya, juga menyebut Eddy sosok rendah hati dan tidak pernah mau terlihat sebagai orang yang hebat.
Juwe mengenang masa-masa saat dirinya masih berada di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teknokra Unila.
"Waktu itu beliau sudah menjadi dosen senior tapi tetap membantu saya di Teknokra untuk mencari uang untuk melaksanakan kegiatan," ujarnya.
Eddy Rifai
FH Unila
Guru Besar
Tutup Usia
Ike Edwin
Juwendra
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
