Pesawaran Status Bencana, Rp3,5 Miliar Digelontorkan

Darmansyah Kiki

Darmansyah Kiki

25 Januari 2020 20:00 WIB
Video | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, — RILIS.ID TV LAMPUNG - Pesawaran, Pemkab Pesawaran mengerahkan empat alat berat dan sejumlah bantuan untuk korban terdampak banjir di beberapa desa, Jumat (24/1/2020).

Sekkab Pesawaran Kesuma Dewangsa mengatakan jajarannya mengecek langsung kondisi korban banjir di Desa Kagungan Ratu dan Purworejo, Kecamatan Negerikaton dan Desa Baturaja, Kecamatan Way Lima.

Kemudian sejumlah desa di Kecamatan  Gedongtataan, yang paling banyak terkena musibah banjir. Salah satunya di bantaran aliran Sungai Way Semah, Dusun Pasar Minggu.

"Mungkin setelah kita melihat kondisinya, ada jalan solusinya. Salah satunya pendalaman sungai, sungai yang dangkal kita dalamkan dari hulu ke hilir," ujar Kesuma.

Dia mengakui bahwa Pemkab Pesawaran kecolongan karena tidak mengantisipasi aliran sungai dari hulu ke hilir.

"Antisipasinya kita ke hulu dulu kemarin. Setelah hulu bagus, ternyata kenanya di hilir sini (Gedongtataan). Setelah itu adalah pembuatan tanggul, jadi setiap tahunnya daerah sini yang terkena banjir, yang mana tinggal di bantaran sungai kita buatkan tanggul," terangnya.

Pihaknya juga sudah mendirikan posko bencana di beberapa titik yang terdampak banjir. Termasuk menyalurkan bantuan berupa air bersih, selimut, karpet hingga 2 ton beras.

"Semua desa untuk kesehatan, di setiap titik sudah ada ya. Kemudian dapur umum. Setiap desa kita sudah buatkan beberapa dapur umum. Dari kemarin kita memang mapping terlebih dahulu, maka kita turun sampai jam 6 sore," terangnya.

Pemkab Pesawaran juga telah menetapkan status bencana dengan menggelontorkan Rp3,5 miliar.

"Ke depan, kita akan musyawarahkan dengan kepala daerah dan DPRD," pungkasnya. (*)  
 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya