Rahmawati Herdian Minta Kemendukbangga Lebih Kreatif Tekan Stunting
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Anggota DPR RI Komisi IX Rahmawati Herdian secara tegas meminta Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menekan angka stanting di Indonesia.
Hal ini ia sampaikan dalam rapat kerja yang digelar di Ruang Rapat Komisi IX, Gedung DPR RI, Rabu (19/2/2025).
Menurut Anggota DPR dari Fraksi NasDem Dapil Lampung ini, kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi tantangan serius bagi Indonesia.
Stunting adalah masalah besar yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
"Oleh karena itu, saya mendorong pentingnya inovasi, baik dalam pendekatan kebijakan maupun teknologi, guna mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia," ujarnya.
Dirinya meminta, kementrian harus lebih inovatif dalam mengesekusi program penurunan stunting, dan diharapkan tidak hanya berfokus pada pemberian gizi tapi juga pemberian edukasi.
Pasalnya, stunting tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga mempengaruhi aspek pendidikan dan produktivitas mereka di masa depan.
"Anak yang mengalami stunting berisiko mengalami gangguan kognitif dan rendahnya kemampuan akademik, yang dapat mengurangi kualitas SDM Indonesia," ujarnya.
Dampak jangka panjangnya akan menurunkan daya saing bangsa di tingkat global, karena generasi yang lebih kecil, lebih mudah sakit, dan kurang produktif tidak dapat berkontribusi maksimal terhadap kemajuan ekonomi negara.
Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi global pada 2045.
Rahmawati Herdian
DPR RI
Stunting
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
