Usung Lima Petahana, PDIP Disebut Main Aman di Pilkada Serentak Lampung
Wirahadikusumah
Bandarlampung
Karena, imbuh dia, sosialisasi yang dilakukan petahana sudah dilakukan secara massif. Untuk itu, wajar parpol seperti PDI Perjuangan dengan itung-itungannya, memilih yang paling menguntungkan. Yang dalam hal ini adalah petahana.
”Atau yang didukung petahana. Contoh Bandarlampung. Kan dari ’dinastinya’ petahana,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, PDI Perjuangan tidak mengusung kadernya di Pilkada Pesawaran lantaran menilai kader mereka belum mampu bersaing melawan petahana.
”Makanya itu, PDI Perjuangan memilih calon yang dianggap bisa menang. Dan itu adalah petahana,” paparnya.
Menurutnya, alasan PDI Perjuangan memilih petahana pastinya juga ada sesuatu yang ditawarkan kepada partai tersebut.
”Kita tidak tahu apa yang ditawarkan. Bisa jadi petahana menawarkan sesuatu. Balas jasa dalam bentuk apa. Ada politik di bawah etalase. Pastinya, politik itu adalah tawar-menawar. Bargaining!” ungkapnya.
Selain alasan ingin menang, terus dia, pastinya juga karena ingin mendapatkan keuntungan. Entah secara ekonomi ataupun politik.
Namun, ia yakin, PDI Perjuangan juga dalam menentukan paslon yang diusung, salah satu variabelnya adalah melalui survei.
”Survei itu kan menjadi instrumen untuk mengukur itu. Ketika seorang kader yang elektabilitasnya rendah, tentu tidak akan didukung. Karena itulah makanya mengusung petahana,” paparnya.
Terlebih, kata dia, politik bukanlah berbicara masalah etika atau tidak beretika. Tetapi masalah kalkulasi. Dan mana yang paling menguntungkan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
