Timses Jokowi: Ijtimak Ulama II Hanya Pertunjukan Dagelan

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

17 September 2018 13:01 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Anggota Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir, menyebut, Ijtimak Ulama tak ubahnya seperti ajang kongko-kongko ulama dan tokoh nasional. Bahkan, ia menyebut ijtimak tersebut seperti dagelan.

"Ijtimak Ulama II ini menjadi pertunjukan dagelan yang menggelikan karena kewibawaan Ijtimak Ulama Jilid I tidak diindahkan oleh Prabowo," kata Inas melalui siaran persnya kepada rilis.id, Senin (17/9/2018). 

Ketua DPP Partai Hanura itu mengatakan, Ijtimak Ulama Jilid II ini terkesan terpaksa digelar lantaran Prabowo tak mengikuti hasil rekomendasi ijtimak pertama terkait cawapres. 

Saat itu, Ijtimak Ulama merekomendasikan Ustadz Abdul Somad dan Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Aljufri sebagai bakal cawapres pendamping Prabowo. 

"Maka dengan terpaksa mereka membuat keputusan tentang cawapres yang disesuaikan dengan selera Prabowo, yakni Sandiaga Uno," ujarnya.

Inas menilai, Ijtimak Ulama itu seharusnya tidak mengatasnamakan ulama dan umat Islam seluruh Indonesia. Pasalnya, ijtimak itu hanya bagian dari strategi memenangkan paslonnya di Pilpres 2019 nanti. 

"Institusi ulama yang diakui oleh umat Islam dan ulama Indonesia adalah Majelis Ulama Indonesia(MUI)," tandasnya. 

Sebelumnya, Ijtimak Ulama II resmi mendukungan pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Dukungan ini dikukuhkan dalam bentuk pakta integritas yang ditandatangani oleh Prabowo dalam sidang pleno Ijtimak Ulama II, Minggu (16/9/2018) kemarin.

Dalam forum itu juga diputar video Habib Rizieq yang menyampaikan ada tiga agenda utama dalam forum tersebut. Pertama, mendengarkan secara langsung alasan Prabowo memilih Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden dan alasan Prabowo tidak mengusung cawapres rekomendasi Ijtimak Ulama I, Ustaz Abdul Somad dan Salim Segaf Al Jufri.

Agenda kedua, penandatanganan pakta integritas oleh pasangan calon sebagai bentuk perjanjian yang kuat dan mengikat keduanya. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya