Tarik Ulur Rekomendasi, Pansus Money Politics ‘Masuk Angin?’

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

17 September 2018 21:15 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Anto RX
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Anto RX

RILISID, Bandarlampung — Pansus Money Politics yang dibentuk DPRD Lampung, terkesan mengulur waktu untuk menyampaikan rekomendasi.

Semula, akhir Agustus atau awal September 2018, rekomendasi itu akan disampaikan kepada pimpinan dewan dan diagendakan Banmus untuk diparipurnakan.

Namun, hingga tengah September, pansus justru berkutat pada tarik ulur rekomendasi yang akan disampaikan. Berkembang persepsi, apakah pansus ‘masuk angin?’

Ketua Fraksi PDIP DPRD Lampung, yang juga anggota pansus, Watoni Noerdin menyangkal persepsi itu. Ia menjelaskan saat ini pansus masih ‘sibuk’ merumuskan kesimpulan rekomendasi. 

"Ya segera disampaikan kepada pimpinan, setelah disetujui baru dirapimkan, setelahnya dibawa ke paripurna," tukas Watoni Noerdin, Senin (17/9/2018). 

Kapan dijadwalkan paripurnanya. Politisi PDIP ini mengaku belum tahu. 

"Itu disesuaikan dengan agenda, jika rumusan itu sudah selesai, maka disampaikan nanti dalam bentuk rapim. Nanti dijadwalkan di banmus untuk diparipurnakan," ungkapnya. 

Hasilnya, kata Watoni, bisa 5 poin, bisa 7 poin, namun sepertinya bisa dikerucutkan menjadi 5 poin.

Disinggung kenapa progresnya lama, Wakil ketua bidang politik hukum dan keamanan DPD PDIP Lampung itu menjelaskan bahwa pansus memakai prinsip kehati-hatian dan mudah dimengerti, sehingga tidak menimbulkan multi tafsir. 

"Nanti bahasanya ada bahasa hukum konteknya," jelasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya