Sekjen PSI: Branding Prabowo Gagal Total
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, menyebut branding yang dilakukan calon presiden Prabowo Subianto selama ini gagal total.
Hal itu, menurut dia, terbukti dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan mantan Danjen Kopassus itu popularitasnya selalu di bawah Joko Widodo.
"Survei LSI menunjukan re-branding Prabowo sebagai "The New Prabowo" hampir tidak ada hasilnya," katanya melalui siaran persnya kepada rilis.id Jumat (28/9/2018).
Toni, sapaan akrabnya, mengatakan, sejak awal dirinya telah memprediksi soal popularitas dari Prabowo. Menurutnya, branding dan re-branding yang dilakukan selama ini oleh para pendukungnya tidak akan banyak memberikan manfaat.
"Bedak dan gincu branding tidak akan bisa menutupi siapa Prabowo sebenarnya, bagaimana kelam masa lalunya," ujar Toni.
Dia menilai, rakyat saat ini semakin cerdas dalam memilih calon pemimpinnya di masa depan. Bahkan, rakyat juga bisa membedakan pemimpin yang asli dan imitasi.
"Jadi proyek "The New Prabowo" bagi saya gagal total alias gatot," tandasnya.
Sebelumnya, LSI Denny JA menyampaikan hasil surveinya terkait popularitas dari Prabowo dan Jokowi. Hasilnya, branding "The New Prabowo" yang selama tidak mempengaruhi dukungan Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
