Sandiaga Berkali-kali Dicegat Emak-emak

Default Avatar

Anonymous

Madiun

29 September 2018 17:15 WIB
Elektoral | Rilis ID
Cawapres Prabowo, Sandiaga Uno. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Cawapres Prabowo, Sandiaga Uno. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Madiun — Pas lagi ikut kegiatan 'Ngopi Bareng' di GOR Wilis Madiun, Jawa Timur, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno dicegat emak-emak. Mereka menyerahkan donasi kampanye untuk pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019.

"Saya terharu, inilah yang akan membuat saya bekerja lebih keras lagi. Ini merupakan bentuk politik yang partisipatif dan aspiratif," kata Sandiaga seperti dilansir Antara pada Sabtu (29/9/2018).

Ia mengaku terkejut ketika ada seorang emak-emak yang langsung naik ke atas panggung. Ia memberikan kantong kresek berisi uang. Mulai dari pecahan Rp2.000 - 50.000. Totalnya ada Rp2,7 juta.

"Saya akan gunakan uang ini sebaik-baiknya dan akan saya laporkan sebelum nantinya digunakan. Terima kasih banyak," kata Sandiaga.

Dia meyakini partisipasi dari masyarakat memperlihatkan dukungan langsung untuk perubahan Indonesia yang lebih baik.

Dalam kegiatan ini, Sandiaga kembali menekankan pentingnya harga kebutuhan pokok yang terjangkau dan lapangan kerja yang terbuka seluas-luasnya bagi masyarakat akar rumput.

Dicegat Emak-emak di Kediri

Bukan cuma di Madiun. Saat menyusuri Jalan HOS. Cokroaminoto Singonegaran, Kediri, Sandiaga juga dicegat seorang pedagang kelontong, bernama Pauline.

"Hari ini saya berusaha menyerap aspirasi harapan UMKM di kota Kediri ini. Apalagi ini masih pagi, kita bisa merasakan geliat ekonomi yang baru saja bergerak," tambahnya lagi.

Sebelumnya, tangan Sandiaga terus digenggam erat oleh wanita tua itu. Pedagang kelontong ini tidak mau melepas tangan Cawapres ini, karena ingin menyatakan langsung keluhannya terkait kondisi usahanya sekarang.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya