Pileg 2019, Rektor Ganteng Ini Siap Tarung Habis-Habisan
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Perebutan kursi DPR RI di daerah pemilihan (Dapil) Lampung 1 diprediksi berlangsung ketat. Dukungan akar rumput dan finansial merupakan modal utama untuk meraih satu kursi di Senayan.
Apalagi sejumlah petinggi partai politik turut bertarung di dapil Lampung 1. Sebut saja Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Golkar Lodewijk F. Paulus, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Meski begitu, sejumlah politisi lokal dan pendatang baru pantang menyerah. Mereka optimistis bisa bersaing dengan politisi senior tersebut. Salah satunya adalah M. Kadafi, bakal calon legislatif PKB.
Ya, pria berlatarbelakang pengusaha dan rektor Universitas Malahayati itu siap bertarung untuk merebut satu kursi DPR pada Pileg 17 April 2019.
“Kita kan petarung, harus habis-habisan dong. Kalau bisa kita ke Senayan itu dengan prestasi," kata Kadafi kepada Rilislampung.id, Senin (17/9/2018).
Sebagai presentasi generasi milenial, Kadafi mengajak kalangan muda untuk membantu perjuangannya. Ia optimistis masih ada generasi muda yang berjuang untuk kepentingan masyarakat.
“Biar jadi contoh bahwa generasi muda bukan berarti mereka belum siap untuk memegang amanah dari masyarakat. Dengan kondisi sekarang ini baik segi ekonomi, kekuatan jauh lebih bisa, dan dari produktivitas, maupun energi, artinya harus mendorong kader terbaik,” tutur Ketua Kadin Provinsi Lampung ini.
Bermodalkan usaha dan sebagai kader NU, Kadafi berkeyakinan masyarakat Lampung akan memilihnya sebagai perwakilan mereka di Senayan.
“Saya juga kader NU, punya hubungan baik, insya allah saya bisa dan lebih dikenal di masyarakat sehingga bisa masuk. Ditambah lagi momen pilpres juga,” ujarnya.
Kadafi berpandangan Pileg bukan hanya sebatas petarungan merebut kursi DPR semata. Sebaliknya, ia berkesempatan untuk lebih dalam bersilaturahmi dengan tokoh nasional.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
