Partisipasi Pemilih Disabilitas Rendah, Ini Langkah KPU
Sukma Alam
RILISID, — RILIS.ID, Jember— Komisioner KPU Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro mengatakan, partisipasi pemilih disabilitas dalam pemilihan umum kepala daerah masih tergolong rendah. Pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mempermudah akses pemilih berkebutuhan khusus.
"Berdasarkan laporan, tingkat partisipasi politik kaum disabilitas di Jember masih rendah yakni sekitar 9 persen dari total warga difabel, meskipun di Jawa Timur tingkat partisipasi politik kaum disabilitas terhitung cukup tinggi," ujarnya di Jember, Senin (18/12) kemarin.
Menurutnya, pemilihan umum adalah hak bagi seluruh warga negara Indonesia, termasuk juga warga berkebutuhan khusus dan angka partisipasi pemilih dari difabel di Jember rendah.
Sehingga diperlukan upaya keras kepada seluruh pihak penyelenggara untuk menggenjot hal tersebut.
"KPU sebenarnya selalu memberikan kemudahan kepada kaum difabel selama penyelenggaraan pemilihan umum, mulai dari sarana prasarana hingga masuk ke tempat pemungutan suara selalu memberikan kemudahan untuk warga difabel," tuturnya.
Dia mengatakan salah satu yang akan dilakukan pihaknya yakni melakukan sosialisasi lebih masif kepada KPU di setiap daerah, agar nantinya setiap TPS harus mudah diakses oleh warga berkebutuhan khusus.
"Berbagai usaha lain yakni mengajak kaum disabilitas mau memberikan hak suaara, bahkan pada setiap bimbingan teknis rencananya akan ada simulasi untuk melayani warga difabel sesuai standar operasional prosedur yang sudah ditetapkan KPU," katanya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
