PKB Tegaskan Kritikan Tak Ganggu Elektabilitas Jokowi
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai, sejumlah kritikan yang dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo tidak akan mempengaruhi elektabilitas calon presiden petahana itu jelang Pilpres 2019 mendatang.
Usai isu rencana hak angket pengangkatan Komjen (Pol) M Iriawan sebagai Plt Gubernur Jawa Barat. Hingga kritikan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut arah Indonesia telah melenceng dari konstitusi diyakini PKB tidak membuat elektabilitas Jokowi turun.
"Tidak akan ganggu elektabilitas pak Jokowi," ujar Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid di Jakarta, Jumat (22/5/2018).
Jazilul mengaku, dirinya meragukan dasar kritikan Prabowo tersebut. Sebab menurutnya, kritikan itu tidak didasari dengan diskusi publik yang transparan.
"Pak Prabowo sudah biasa bikin pernyataan sensasional dan bernada fiksi," jelasnya.
Diketahui, Prabowo memberikan pidato politiknya kepada seluruh kader Gerindra, Rabu (20/6) malam. Pidato itu disampaikan melalui live streaming Facebook kurang lebih selama tiga puluh menit.
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa arah bangsa Indonesia saat ini sudah melenceng dari Pancasila dan UUD 1945. Prabowo lebih menekankan kepada persoalan ekonomi yang sedang dihadapi bangsa Indonesia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
